Sabtu, 18 Maret 2017

PERNYATAAN KETIGA

Di zaman sekarang, pacaran adalah hal yang biasa. Dalam kamus besar bahasa Indonesia, (tepatnya situs kbbi.web.id/pacar), pacar adalah teman lawan jenis yang tetap dan mempunyai hubungan berdasarkan cinta kasih, atau sinonimnya kekasih. Selain itu, berpacaran adalah kata kerja dari pacar yang berarti bercintaan atau berkasih-kasihan.
Setiap manusia memiliki daya tarik masing-masing dalam sudut pandang yang berbeda-beda. Contohnya, kamu punya pacar yang cantik, namun bukan berarti pandangan teman kamu bahwa pacarmu cantik. Melihat dari definisi pacar (yang telah ditulis miring/italic), kamu memiliki rasa cinta kasih terhadap pacarmu, dan juga sebaliknya. Namun, bagaimana dengan pacar yang “berpura-pura” mencintaimu dan sikapnya dingin terhadapmu?

Jumat, 17 Maret 2017

PERNYATAAN KEDUA

Pernahkah kamu merasakan namanya kasih sayang? Pasti pernah, dan pertama kali merasakannya dari orang tua atau kerabat terdekat. Tapi, setelah memasuki masa remaja atau dewasa, kamu merasakan kasih sayang atau memberi kasih sayang terhadap orang lain. Dan kebanyakan dari kita sangat ingin merasakan pacaran, bahkan melakukan apapun untuk mendapatkan perhatian dari orang yang diinginkan.
Kepribadian setiap orang sangat berbeda-beda, pemalu, pendiam, pemarah, murah senyum, dan lain-lain. Bagaimana jika terdapat orang yang anda sukai itu ternyata pendiam, dan anti sosial yang hanya suka membaca buku? Pada waktu itu, kamu menyatakan perasaan kamu terhadap si cewek atau si cowok. Lalu, tiba-tiba ada pernyataan “Jika kita pacaran, lalu saya mengatakan “saya bosan denganmu” apa yang kamu lakukan?

Kamis, 16 Maret 2017

PERNYATAAN PERTAMA

Kegiatan sehari-hari dimulai dari bangun tidur, cuci muka, sholat subuh bagi yang muslim, mandi, makan, berangkat ke sekolah (bagi pelajar) atau ke tempat kerja, makan siang sampai tidur kembali dan akan dilakukan sampai akhir pekan. Setelah itu, akan dilanjutkan kembali dengan kegiatan yang sama. Bagi beberapa orang mungkin terlihat biasa saja, dan hanya melanjutkannya tanpa pikir panjang.

Saya tidak ingin mencela atau menjelekkan kegiatan-kegiatan tersebut, malahan saya melakukan hal yang sama. Tapi, apakah hal tersebut membuatmu senang? Apakah dengan kehadiran seseorang istimewa, doi, pacar akan membuatmu senang? Bagi saya, terlihat biasa saja.
Ketika saya bertanya mengenai tanggapan dengan statement “kehidupanku membosankan”